Rabu, 09 Desember 2015

Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah



PAKET KEBIJAKAN EKONOMI PEMERINTAH
Kebijakan pemerintah Indonesia dalam mengatasi kondisi perekonomian sangat dinantikan semua pihak mengingati kondisi perekonomian di Indonesia sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda stabil, sejak mengalami kemunduran tahun lalu. Maka pemerintah membuat kebijakan ekonomi. Ke lima paket kebijakan tersebut tersebut yaitu
1. Insentif semua pemangku kepentingan.
2. Fokus undang investasi dengan lima jurus.
1.      Proses perizinan yang lebih sederhana.
2.      Pengesahan tax allowance dan tax holiday yang lebih cepat.
3.      Pajak bunga deposito yang lebih rendah bagi eksportir.
4.      Pembebasan PPN untuk impor alat angkut tertentu.
5.      Pemerintah daerah siap mendukung.
3. Kuatkan daya saing dunia usaha.
4. Formula baru perhitungan upah minimum dan kredit modal
    kerja untuk produsen barang ekspor.
5. Insentif untuk revaluasi aset dan penghapusan pajak berganda dalam Real Estate Investment Trust (REIT).
6. Insentif untuk kawasan ekonomi khusus (KEK).

Sumber :
 1,http://bisnis.liputan6.com/read/2358570/begini-isi-paket-kebijakan-ekonomi-jilid-vi.
2. http://www.rappler.com/indonesia/111803-paket-kebijakan-ekonomi-pemerintah-jokowi.
3. http://print.kompas.com/baca/2015/10/28/Dimensi-Lima-Paket-Kebijakan.
4. http://www.liputan6.com/tag/paket-kebijakan-ekonomi.

Rabu, 18 November 2015

ANALISA SWOT




ANALISA SWOT MICROSOFT CORPORATION

A. Analisa SWOT
            Analisa SWOT adalah instrument perencanaan strategis yang klasik. Dengan menggunkan kerangka kerja kekuatan  dan kelemahan,kesempatan internal, dan ancaman,instrument ini memberikan cara sederhana untuk memperkirakan  cara terbaik untuk melaksanakan sebuah strategi. Analisa SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah, proyek atau konsep bisnis yang berdasarkan faktor internal dan faktor eksternal yaitu strengths,weakness, opportunities dan threats. Analisa SWOT hanya menggambarkan situasi yang terjadi bukan sebagai pemecah masalah.
Analisis SWOT terdiri dari 4 jenis yaitu
1. Strengths (kekuatan)
          Merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi,proyek atau konsep bisnis yang ada.
          Merupakan kondisi kelemahan yang terdapat  dalam organisasi,proyek, atau konsep bisnis yang ada.
3. Oppurtunities (peluang)
          Merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi yanag terjadi merupakan peluang dari luar organisasi,proyek, dan konsep bisnis itu sendiri.
4. Threats (ancaman)
          Merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi,proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

ANALISA SWOT MICROSOFT
            Microsoft dikenal sebagai penyedia software-software proprietary, yang artinya, perusahaan akan menutup rapat kode programnya dan mengelolanya secara rahasia. Berbeda dengan perusahaan Red Hat adalah distributor Linux yang merupakan software open source. Software jenis ini  bisa dilihat kode programnya, pengguna juga bebas memodifikasi dan mendistribusikannya kembali ke orang lain. Red Hat Enterprise Linux, menurut Manager Produk Red Hat, dinilai sebagai contoh proyek open source yang paling sukses yang pernah dijual secara komersil.
1. Strengths (kekuatan)
1. Situasi Kerja yang santai,produktifitas karyawan tinggi.
2. Memiliki para pemrogram-pemrogram terbaik
3. Mempunyai Modal besar
4. Memiliki komunikasi terbuka,setiap orang dihubungkan dengan  jaringan
    elektronik.
2. Weakness (kelemahan)
1.      Terlalu terobsesi untuk memuaskan pelanggannya(contoh : IBM ) sehingga    factor-faktor kemungkinan kegagalan tidak terpikirkan.
2.      Microsoft tidak mampu mengatasi keunggulan promosi word  perfect yang lebih mengakar
3.      Microsoft gagal mengenali kebutuhan pengguna tetapi hanya menciptakan program pengolah kata paling ampuh.
3. Oppurtunities (peluang)
1.      Mampu menciptakan sisitem operasi yang sangat baik.
2.      Pengembangannya selalu lebih awal dibandingkan kompetitor lain.
3.      Mengubah ancaman external sebagai peluang Microsoft.
4.      Permintaan pasar terhadap PC semakin meningkat dibandingkan dengan masih rendahnya perusahaan PC yang ada.
4. Threats (ancaman)
1.      Munculnya Kompetitor-kompetitior sebanding dengan Microsoft atau adanya persaingan ketat.
2.      Produk yang dihasilkan oleh kompetitor-kompetitor lain lebih mengerti dan memahami kebutuhan pelanggan.



Referensi

Rabu, 21 Oktober 2015

PENGARUH ALIRAN CASH FLOW INDONESIA TERHADAP PERTUKARAN NILAI RUPIAH DAN USD



PENGARUH ALIRAN CASH FLOW INDONESIA TERHADAP PERTUKARAN NILAI RUPIAH DAN USD.

Pada saat ini Indonesia mengalami perekonomian yang buruk. Dengan sistem perekonomian modern (kapitalis) seperti sekarang maka selain sebagai alat tukar,mata uang termasuk dalam kategori barang yang bisa diperjual belikan. Krisis mata uang terjadi karena beberapa faktor yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor internal seperti defisit neraca transaksi berjalan dan intervensi BI kemudian faktor eksternal seperti rencana Amerika Serikat mengurangi stimulus moneter dan penurunan hasil ekspor indonesia. Serta melambatnya ekonomi negara negara berkembang seperti China dan India.

A. Melemahnya Mata Uang Rupiah
Nilai tukar sebuah mata uang ditentukan oleh hubungan penawaran-permintaan (supply-demand) atas mata uang. Jika permintaan uang meningkat sementara penawaran tetap atau menurun maka nilai tukar mata uang akan naik. Apabila penawaran mata uang meningkat kemudian permintaan tetap maka nilai tukar mata uang turun atau melemah. Pemerintah harus memperhatikan faktor tersebut seperti aliran dana yang keluar. Sebab, cadangan devisa semakin kecil. Cadangan devisa turun dari USD 105,3 miliar pada Agustus 2015 menjadi USD 101,7 miliar.
Cadangan yang terlalu rendah apabila mencapai dibawah USD 100 miliar dapat mengakibatkan efek psikologis ekonomi yang buruk terhadap Indonesia. Apabila mencapai angka itu maka orang akan susah mencari dollar. Dalam masalah ini pemerintah melakukan beberapa kebijakan ekonomi namun tidak cukup efektif mengatasi masalah tersebut. Meningkatnya kebutuhan dollar saat ini karena adanya pembayaran barang-barang impor serta pembayaran utang negara yang jatuh tempo mengkibatkan devisa dollar semakin menurun.
Merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  mengkibatkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sementara pelemahan rupiah dipengaruhi oleh ketidakpastian pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Apabila harga BBM naik otomatis inflasi naik dan suku bunga negatif akhirnya investor akan menarik sahamnya kembali.

B. Akibat Melemahnya Rupiah
            Melemahnya nilai Rupiah saat ini berdampak di bidang industri,ekspor-impor,bahan baku dan lain-lain perlu diwaspadai,karena ekonomi makro Indonesia mermerlukan kestabilan. Di bidang Industri dengan melemahnya Rupiah maka indutri akan terbebani oleh utang luar negeri. Utang dalam dolar AS menyebabkan biaya meningkatkan serta dengan meningkatnya pembayaran modal tersebut maka harga produksi barang akan meningkatkan. Dengan biaya modal yang meningkat maka ancaman PHK akan terjadi.
            Ekspor meningkatkan permintaan atas mata uang negara eksportir, karena dalam ekspor, biasanya terjadi pertukaran mata uang negara tujuan, dengan mata uang negara eksportir. Pertukaran ini terjadi karena si eksportir membutuhkan hasil akhir ekspor dalam bentuk mata uang negerinya agar bisa terpakai dalam usahanya. Sebaliknya, impor meningkatkan penawaran atas mata uang negara importir, karena dalam impor, biasanya terjadi pertukaran mata uang negara importir dengan mata uang negara asal. Karena akhir-akhir ini, impor Indonesia lebih besar daripada ekspornya, maka situasi ini telah melemahkan nilai tukar Rupiah.
            Merosotnya nilai tukar  Rupiah merefleksikan menurunnya permintaan masyarakat  terhadap mata uang rupiah dan meningkatnya permintaan mata uang asing sabagai alat pembayaran internsional. Dampak yang akan terjadi adalah meningkatnya biaya impor bahan-bahan baku bagi perusahaan di Indonesia. Banyak pihak yang terpukul atas meningkatnya komoditi ekspor di Indonesia, Pertama adalah konsumen, terutama konsumen kelas bawah, karena pendapatan mereka tidak bisa mengimbangi kenaikan harga barang. Kedua  pihak-pihak dalam rantai distribusi komoditi impor mulai dari importir sampai pengecer, karena mereka menghadapi pasar dalam negeri yang menyusut. Ketiga adalah  para usahawan yang berorientasi pada pasar dalam negeri.  Keempat rakyat pekerja yang sudah terpukul dari sisi konsumsi akibat kenaikan harga barang, juga akan dijepit dari sisi upah oleh pengusaha yang terjepit oleh kenaikan harga alat-alat produksi impor, kenaikan nilai utang luar negeri dan penyusutan pasar dalam negeri.
            Dampak dari melemahnya Rupiah ini telah membuat Indonesia dalam keadaan waspada dibidang ekonomi karena meningkatnya harga komoditi impor,terjadinya inflasi berkepanjangan akibat komsumsi masyarakat yang meningkat dan meningkatnya suku bunga. Dengan adanya masalah menurunnya nilai tukar Rupiah di atas dengan penyebab dan dampaknya,  tentunya kita telah mengetahui dengan jelas bahwa nilai Rupiah mungkin akan lebih jatuh lagi apabila tidak ada tindakan penyelesaian yang efektif dan efisien.
            Salah satu solusi yang dapat kita peroleh adalah dengan memancing investor-investor asing untuk masuk ke Indonesia dan meningkatkan nilai Ekspor barang serta mengurangi Impor barang. Investasi asing yang menurun akhir-akhir ini, seperti disebutkan di atas, jelas-jelas mengurangi nilai tukar Rupiah. Investor asing yang menanamkan investasinya ke Negara Indonesia ini harus dipancing agar kembali dan diusahakan agar bertambah jumlahnya dangan terbukanya pasar saham dengan tawaran yang menarik dan meyakinkan.
Selain itu, penyebab utama menurunnya nilai ekspor dan naiknya nilai impor ini adalah masalah paling besar di Negara ini. Kurangnya pengelolaan sumberdaya, kurangnya variasi produk asli Indonesia, hingga kebutuhan warga Negara Indonesia yang terpancing dengan Negara-negara besar, seperti Amerika Serikat, Bangsa Eropa, bahkan bangsa Asia lainnya seperti Jepang, Korea, dan China yang mendominasi gaya hidup dan fashion, namun meninggalkan produk buatan Negaranya sendiri ini sangat perlu diperhatikan pemerintah. Warga Indonesia kini senantiasa mengkosumsi produk-produk impor yang terkesan mewah dibandingkan produk karya anak bangsa yang kualitasnya tak jauh beda. Pakaian, Aksesoris, Kendaraan, Makanan dan Minuman, semuanya telah didominasi dengan produk-produk asing.
Pemerintah seharusnya memperhatikan produksi khas Indonesia dan mengurangi impor barang. Lebih baik lagi apabila produk khas Indonesia lebih ditonjolkan dan ditawarkan di Negara sendiri dan Negara lain. Pemerintah juga harus memperhatikan peralatan industri di Indonesia yang kualitas teknologinya tertinggal serta meningkatkan pendidikan pekerja Industri di Indonesia untuk meningkatkan pasokan ekspor dan mengurangi impor. Tetapi, langkah ini juga harus didukung oleh warga Indonesia untuk mengurangi kosumsi produk-produk luar negeri dan lebih mencintai produk dalam negeri.


Kamis, 29 Januari 2015

isolator

Isolator listrik adalah bahan yang tidak bisa atau sulit melakukan perpindahan muatan listrik. Dalam bahan isolator valensi elektronnya terikat kuat pada atom-atomnya. Bahan-bahan ini dipergunakan dalam alat-alat elektronika sebagai isolator, atau penghambat mengalirnya arus listrik. Isolator berguna pula sebagai penopang beban atau pemisah antara konduktor tanpa membuat adanya arus mengalir ke luar atau atara konduktor. Istilah ini juga dipergunakan untuk menamai alat yang digunakan untuk menyangga kabel transmisi listrik pada tiang listrik.

Beberapa bahan, seperti kaca, kertas, atau Teflon merupakan bahan isolator yang sangat bagus. Beberapa bahan sintetis masih "cukup bagus" dipergunakan sebagai isolator kabel. Contohnya plastik atau karet. Bahan-bahan ini dipilih sebagai isolator kabel karena lebih mudah dibentuk / diproses sementara masih bisa menyumbat aliran listrik pada voltase menengah (ratusan, mungkin ribuan volt).

sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/Isolator_listrik

semikonduktor

Semikonduktor adalah sebuah bahan dengan konduktivitas listrik yang berada di antara insulator (isolator) dan konduktor. Semikonduktor disebut juga sebagai bahan setengah penghantar listrik. Suatu semikonduktor bersifat sebagai insulator jika tidak diberi arus listrik dengan cara dan besaran arus tertentu, namun pada temperatur, arus tertentu, tatacara tertentu dan persyaratan kerja semikonduktor berfungsi sebagai konduktor, misal sebagai penguat arus, penguat tegangan dan penguat daya. Untuk menggunakan suatu semikonduktor supaya bisa berfungsi harus tahu spefikasi dan karakter semikonduktor itu, jika tidak memenuhi syarat operasinya maka akan tidak berfungsi dan rusak. Bahan semikonduktor yang sering digunakan adalah silikon, germanium, dan gallium arsenide.

Semikonduktor sangat berguna dalam bidang elektronik, karena konduktansinya yang dapat diubah-ubah dengan menyuntikkan materi lain (biasa disebut pendonor elektron).

sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/Semikonduktor

pengertian sinyal

Sinyal adalah suatu isyarat untuk melanjutkan atau meneruskan suatu kegiatan. Biasanya isyarat ini berbentuk tanda-tanda, lampu-lampu, suara-suara, dll. Dalam kereta api, misalnya, isyarat berarti suatu tanda untuk melanjutkan atau meneruskan perjalanan ke tempat/stasiun berikutnya, dan biasanya isyarat ini dikirimkan oleh stasiun yang terkait.

sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/Sinyal

barcode

 barcode adalah optik mesin-dibaca representasi dari data yang berkaitan dengan objek yang terpasang. Awalnya barcode sistematis diwakili data dengan memvariasikan lebar dan jarak dari garis paralel, dan dapat disebut sebagai linear atau satu dimensi (1D). Kemudian mereka berkembang menjadi persegi panjang, titik, segi enam dan pola geometris lainnya dalam dua dimensi (2D). Meskipun sistem 2D menggunakan berbagai simbol, mereka umumnya disebut sebagai barcode juga. Barcode awalnya dipindai oleh khusus scanner optik yang disebut pembaca barcode . Kemudian, scanner dan software interpretif menjadi tersedia pada perangkat termasuk printer desktop dan smartphone .

Awal penggunaan satu jenis barcode dalam konteks industri disponsori oleh Asosiasi Amerika Kereta di akhir 1960-an. Dikembangkan oleh General Telepon dan Elektronika (GTE) dan disebut KarTrak ACI (Automatic Identification Car), skema ini melibatkan menempatkan garis-garis berwarna dalam berbagai kombinasi pada pelat baja yang ditempelkan di sisi kereta api rolling stock. Dua piring yang digunakan per mobil, satu di setiap sisi, dengan susunan garis-garis berwarna yang mewakili hal-hal seperti kepemilikan, jenis peralatan, dan nomor identifikasi. Lempeng "dibaca" oleh scanner lintasan yang terletak, misalnya , di pintu masuk ke halaman klasifikasi sementara mobil itu bergerak melewati. Proyek ini ditinggalkan setelah sekitar sepuluh tahun karena sistem terbukti tidak dapat diandalkan setelah penggunaan jangka panjang di lapangan.
Barcode menjadi sukses secara komersial ketika mereka digunakan untuk mengotomatisasi supermarket checkout sistem, tugas yang mereka telah menjadi hampir universal. Penggunaannya telah menyebar ke banyak tugas-tugas lain yang umum disebut sebagai identifikasi otomatis dan data capture (AIDC). Pemindaian pertama dari sekarang di mana-mana Universal Product Code (UPC) barcode pada pak Wrigley Perusahaan permen karet pada bulan Juni tahun 1974.
Sistem lain telah membuat terobosan di pasar AIDC, tetapi biaya kesederhanaan, universalitas dan rendah barcode telah membatasi peran sistem lain sampai tahun 2000-an (dekade), lebih dari 40 tahun setelah pengenalan barcode komersial, dengan pengenalan teknologi seperti identifikasi frekuensi radio, atau RFID .

Simbol

Pemetaan antara pesan dan barcode disebut simbologi . Spesifikasi simbologi yang meliputi pengkodean angka tunggal / karakter pesan serta awal dan spidol ke bar dan ruang, ukuran zona tenang dituntut untuk sebelum dan sesudah barcode serta perhitungan sebuah checksum .

Simbol linear dapat diklasifikasikan terutama oleh dua sifat:

    Terus menerus vs diskrit: Karakter dalam simbol terus-menerus biasanya berbatasan, dengan satu karakter berakhir dengan ruang dan awal berikutnya dengan bar, atau sebaliknya. Karakter dalam simbol diskrit dimulai dan diakhiri dengan bar; ruang intercharacter diabaikan, asalkan tidak cukup lebar untuk terlihat seperti kode berakhir.
    Dua-lebar vs banyak-width: Bar dan ruang dalam dua-lebar simbol yang lebar atau sempit; lebar yang tepat dari sebuah bar yang luas tidak memiliki signifikansi selama persyaratan simbologi untuk lebar bar dipatuhi (biasanya dua sampai tiga kali lebih lebar dari bar sempit). Bar dan ruang dalam simbol banyak-lebar semua kelipatan lebar dasar yang disebut modul; sebagian besar kode tersebut menggunakan empat lebar dari 1, 2, 3 dan 4 modul.

Beberapa simbol menggunakan interleaving. Karakter pertama dikodekan menggunakan bar hitam dari berbagai lebar. Karakter kedua ini kemudian dikodekan, dengan memvariasikan lebar ruang putih antara bar ini. Dengan demikian karakter dikodekan di pasang di atas bagian yang sama dari barcode. Interleaved 2 dari 5 adalah contoh dari ini.

Simbol ditumpuk mengulang simbologi linear diberikan secara vertikal.

Yang paling umum di antara banyak simbol 2D adalah kode matriks, yang menampilkan modul persegi atau dot berbentuk diatur pada pola grid. Simbol 2D juga datang dalam lingkaran dan lainnya pola dan dapat menggunakan steganografi , menyembunyikan modul dalam sebuah gambar (misalnya, DataGlyphs ).

Simbol linier dioptimalkan untuk scanner laser, yang menyapu seberkas cahaya di barcode dalam garis lurus, membaca sepotong pola gelap-terang barcode. Simbol ditumpuk juga dioptimalkan untuk pemindaian laser, dengan laser membuat beberapa melewati seluruh barcode.

Dalam pengembangan 1990 dari charge coupled device (CCD) pencitra untuk membaca barcode dipelopori oleh Welch Allyn. Pencitraan tidak memerlukan bagian yang bergerak, sebagai scanner laser yang tidak. Pada tahun 2007, pencitraan linier mulai menggantikan laser scanning sebagai mesin scan yang lebih disukai untuk kinerja dan daya tahan.

Simbol 2D tidak dapat dibaca oleh laser karena tidak biasanya ada pola sapuan yang dapat mencakup seluruh simbol. Mereka harus dipindai oleh scanner berbasis gambar menggunakan CCD atau teknologi sensor kamera digital lainnya.

sumber
http://translate.google.com/translate?hl=id&sl=en&u=http://en.wikipedia.org/wiki/Barcode&prev=search